Jangan samakan es krim homemade dengan es krim yang dijual di luar. Tekstur es krim yang dibuat di rumah tidak bergas, beda seperti es krim di luar yang lebih bergas sehingga volume es krim mereka menjadi lebih banyak. Membuat es krim sebenarnya tidak sulit hanya memerlukan kesabaran saja. Ada beberapa komponen penting yang harus ada di es krim, yaitu, lemak, gula, dan pengemulsi.
- Lemak (fat) akan memberi tekstur lembut pada es krim, lemak bisa didapat dari cream atau santan. Mengapa lemak? Karena lemak tidak membeku dan mengkristal pada saat dibekukan. Dalam hal ini kuning telur yang ditambahkan pada adonan custard sangat penting jika menginginkan tekstur es krim yang lebih lembut dan creamy.
- Sama halnya seperti lemak, gula juga tidak membeku di dalam freezer. Gula tentu saja penting sebagai pemberi rasa, namun bukan hanya itu gula juga memberikan tekstur yang lembut dah tidak terlalu kristal. Namun aku kurang menyukai makanan yang terlalu manis, jadi aku selalu mengurangi porsi gula dalam es krim.
- Pengemulsi dibutuhkan agar es krim yang dibuat menjadi lebih menyatu (tidak hanya berupa cairan) dan juga memberikan tekstur yang lebih lembut. Pengemulsi bisa berupa gelatin, tepung maizena atau aku pernah baca ada yang menggunakan SP (pengembang kue).
Kali ini aku akan sharing resep es krim vanilla, karena es krim ini bisa dijadikan apa saja, mulai dimakan begitu saja, makan dengan topping buah, sebagai teman pancake atau french toast, dan lainnya. Resep es krim ini menggunakan kuning telur, ada beberapa metode memang, namun aku pribadi suka yang menggunakan telur. Hasilnya es krim akan lebih creamy, dan jangan khawatir karena tidak akan berbau telur.
Es Krim Vanilla
Bahan-bahan:
250 ml susu
garam secukupnya
100 gr gula (di resep asli 150 gr)
1 tsp vanilla essence (di resep asli pakai vanilla bean, tapi vanilla bean carinya agak susah jadi aku skip, hehehe...)
500 ml heavy cream
5 butur kuning telur
Cara membuat:
1. Panaskan susu, garam dan gula hingga muncul gelembung-gelembung kecil, matikan kompor dan istirahatkan hingga susu menjadi agak hangat.
2. Siapkan wadah yang cukup besar kemudian masukkan es di dalam wadah tersebut. Kemudian siapkan wadah yang lebih kecil dan letakkan di atas wadah yang berisi es tadi. Letakkan saringan di atas wadah yang lebih kecil, dan tuang cream ke dalam wadah tersebut.
3. Di wadah yag terpisah, masukkan kuning telur dan aduk perlahan. Masukkan adonan susu yang telah dihangatkan tadi sambil terus mengaduk adonan tersebut. Panaskan kembali adonan dengan api kecil sambil terus diaduk menggunakan spatula. Jangan memanaskan adonan ini hingga mendidih karena Anda akan mendapatkan telur orak arik manis. Panaskan hingga adonan dapat menutupi spatula.
4. Saring adonan custard yang telah dipanaskan dan masukkan ke dalam wadah yang berisi cream, dan masukkan essence vanilla. Aduk hingga merata dan diamkan hingga adonan menjadi dingin kemudian masukkan ke dalam kulkas.
5. Setelah adonan custard menjadi dingin, bekukan es menggunakan ice cream maker atau dapat dibekukan dengan cara memasukkan adonan ke dalam freezer sambil beberapa kali dikcok dengan mixer.
Sumber:
http://www.davidlebovitz.com/2009/02/vanilla-ice-cream/
http://www.davidlebovitz.com/2007/07/tips-for-making-1/





.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
